tokoh dunia penyimpangan seksual
tokoh dunia penyimpangan seksual

Menurut Info Tips & Trik Vlog Terbaru fenomena LGBT ternyata nggak dapat disepelekan. Banyak tokoh-tokoh besar yang juga diperkirakan terlibat di dalamnya. Kebanyakan cowok-cowok genius dan terkenal sebagai berikut ternyata menyimpan suatu rahasia tentang orientasi seksual mereka. Sangat disayangkan memang, tetapi apa daya, insan memang tak terdapat yang sempurna.

Berikut ini ialah 5 figur laki-laki yang diperkirakan kuat sebagai homoseksual. Bukan guna mengajak anda meniru mereka, boys. Tapi urusan ini dapat dijadikan latihan bahwa nggak seluruh yang dilaksanakan orang pintar tersebut selalu benar. Mereka memang pintar dalam satu hal, tetapi ternyata mereka memiliki kekeliruan yang lumayan fatal di dalam urusan lain.

1. Alan Turing, si genius penemu komputer. Ingat ya, dia pintar sebab belajar, bukan sebab dia gay!
Alan Turing yang jalan pikirannya sungguh rumit ternyata terlibat cerita cinta dengan kawan cowoknya sendiri. Sementara terdapat seorang perempuan yang dengan setia menanti kepastian Alan Turing, dia malah tidak inginkan dan tetap menyukai sahabat lelakinya. Kisahnya ini bahkan di abadikan lewat film berjudul The Imitation Game, yang diperankan oleh Bennedict Cumberbatch dan Kiera Knigtley. Turing bahkan menjadi ikon hubungan sesama jenis lho, boys.

Yang jadi berbahaya, tidak sedikit orang beranggapan bahwa menjadi gay ialah jalan yang menciptakan Alan Turing pintar. Padahal bukan. Dia pintar sebab dia berbakat dan rajin dalam belajar, bukan sebab dia gay. Ingat itu!

2. Alexander The Great, punya hubungan cinta sesama jenis yang langgeng hingga mati
Penakluk dunia pada masanya ini ternyata punya pasangan seorang cowok. Pasangan Alexander ialah seorang bodyguard dan jendral perangnya sendiri mempunyai nama Hephaestion. Hebatnya hubungan antara Alexander the Great dengan Hephaestion dapat dibilang cinta mati. Beberapa bulan sesudah kematian Hephaestion, Alexander depresi berat dan kesudahannya meninggal dunia. Wah dapat gitu, ya?

3. Leonardo Da Vinci, Monalisa ternyata bukan cinta sejati pelukisnya
Leonardo Da Vinci yang paling terkenal dengan karya lukisnya yakni Monalisa, pun seorang homoseksual. Dalam karya-karyanya, Da Vinci menggambarkan tokoh lelaki dengan erotis dan mencerminkan bagaimana menjijikannya ketika bersangkutan seks dengan wanita. Da Vinci pernah menemukan sanksi hukum sebab kasus sodomi. Hingga kesudahannya Da Vinci bermukim di Florence, surga untuk kaum homoseksual pada jamannya dan terlibat cerita asmara dengan siswa lelakinya. Wah, orang jenius memang sulit diprediksi ya, boys.

4. Julius Caesar. Sindrom kedahsyatan kadang menciptakan orang merasa boleh mengerjakan segalanya!
Jendral Roma yang pun diktator ini ternyata mempunyai image yang sangat berlawanan dengan opini publik terhadap dirinya. Caesar kerap dicibir karena ia mempunyai orientasi seksual yang menyimpang. Dia diperkirakan mempunyai hubungan eksklusif dengan Raja Bithynia (yang sekarang ialah Turki), dan berperan sebagai pihak pasif dalam hubungan homoseksualnya.

Caesar ialah salah satu penakluk terkejam dalam sejarah dunia. Di samping kejam, ternyata dia mempunyai penyimpangan seksual yang lumayan parah. Beginilah orang bila menderita sindrom kehebatan, merasa sangat hebat dan dapat melakukan segalanya. Jangan dicontoh ya boys!

5. William Shakespeare, ternyata puisi romantisnya bikin cowok?
Seorang pujangga sepanjang masa laksana Shakespeare juga diperkirakan mempunyai orientasi seksual yang tidak biasa. Beberapa karya sastra erotis yang ditulis oleh Shakespeare terlihat ditujukan oleh laki-laki. Beberapa melafalkan bahwa Shakespeare pun pernah terlibat cerita asmara sesama jenis dengan Henry Wriothesley, the Earl of Southampston. Wah nggak nyangka, sebenarnya karya-karyanya romantis banget, boys.

Beberapa figur di atas tidak jarang dijadikan icon LGBT dunia. Bahkan ketika ini, orang-orang yang tidak mengetahui logika homoseksual dirasakan terbelakang dan kuno. Padahal dari data di atas, homoseksualitas telah ada semenjak zaman kuno, dan jelas bukan cerminan sebuah modernitas. Berdasarkan keterangan dari sejarah, yang memajukan umat manusia, ialah ilmu pengetahuan, agama, dan budaya, bukan homoseksualitas. Namun ketika ini malah terbalik, orang-orang yang yang menyetujui atau bahkan mempunyai kecenderungan homoseksual justru dirasakan berbudaya, cerdas, dan bahkan religius. Ingat ya, 5 figur di atas belum terdapat 1 persen dari semua tokoh paling dominan di dunia. Jadi, tidak boleh jadikan mereka excuse untuk mengerjakan penyimpangan seksual, namun jadikanlah mereka latihan supaya tidak mengerjakan hal yang sama!

Leave a Reply